Luhut: Demokrasi Penting, Tapi Jangan Sampai Hilang Sopan Santun

AGARA NOW

- Redaksi

Jumat, 19 September 2025 - 00:41 WIB

50221 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, kembali angkat bicara soal dinamika politik tanah air. Dalam pernyataannya, Luhut mengingatkan bahwa demokrasi merupakan hal yang sangat penting dan fundamental dalam membangun bangsa, namun tidak boleh mengikis nilai-nilai kesopanan, etika, dan penghormatan terhadap orang-orang yang telah berkontribusi untuk negeri.

“Demokrasi itu penting. Tapi jangan sampai kita kehilangan sopan santun dalam menyampaikan kritik. Apa pun perbedaan pandangannya, bangsa ini dibangun oleh banyak orang dengan segala pengorbanannya,” kata Luhut dalam pernyataan terbarunya, Kamis (18/9/2025).

Luhut, yang selama satu dekade menjadi salah satu sosok paling dekat dengan Presiden Joko Widodo, juga menegaskan bahwa selama mendampingi pemerintahan Presiden ke-7 RI tersebut, ia tidak pernah melihat ada tindakan pelanggaran konstitusi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama 10 tahun saya ada mendampingi Presiden Jokowi, saya tidak pernah melihat beliau melanggar konstitusi. Semuanya dijalankan sesuai aturan. Kalau beda penilaian, itu sah-sah saja, tapi tolong diberi argumen yang didukung data,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kecenderungan sejumlah pihak yang kerap menyampaikan kritik atau narasi tajam tanpa basis data yang kuat, yang menurutnya hanya memperkeruh suasana dan bisa merusak stabilitas, terlebih saat pemerintahan baru Presiden Prabowo Subianto sedang memulai masa transisinya.

“Banyak komentar pengamat yang terlalu cepat menilai, padahal tidak berdasar data. Justru ini yang membingungkan masyarakat dan menyulitkan pemerintahan yang baru mulai bekerja,” tegas Luhut.

Menurutnya, saat ini yang paling dibutuhkan adalah kekompakan seluruh elemen bangsa, baik dari pemerintahan, masyarakat sipil, hingga kalangan akademisi, untuk bersama-sama menciptakan kestabilan agar roda pemerintahan di era Presiden Prabowo bisa berjalan dengan efektif dan tidak tersandera oleh kegaduhan politik yang tidak perlu.

“Kita ini satu bangsa. Kalau kita terus gaduh karena informasi yang tidak jelas, siapa yang rugi? Ya rakyat sendiri. Harusnya, kita dorong pemerintahan ini berjalan dengan stabil supaya bisa fokus ke ekonomi, pembangunan, dan kesejahteraan rakyat,” ucap Luhut.

Luhut menegaskan komitmennya bahwa DEN akan terus mendukung arah kebijakan ekonomi nasional selama itu berpihak pada rakyat dan sesuai kepentingan jangka panjang. Ia juga meminta publik lebih berhati-hati dalam mencerna informasi yang muncul di ruang publik, dan mengimbau semua pihak agar mengedepankan data, etika, serta semangat kebersamaan dalam setiap kritik maupun diskusi.

“Bukan berarti tak boleh mengkritik. Kritik itu penting. Tapi mari kita jadikan kritik sebagai alat untuk membangun, bukan merobohkan. Jangan sampai demokrasi jadi alasan untuk menyerang karakter, menyebar hoaks, lalu mengabaikan fakta dan adab kita sebagai bangsa timur,” pungkasnya.

Berita Terkait

Polda Riau Raih IKPA Terbaik Nasional Kategori Pagu Sedang Di Rakernis Polri 2026
Wamendagri Membuka Acara Rapat Pimpinan Nasional Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI)
DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin
Bakti Kemanusiaan, PDBN, PGSI Bersama RSINU dan Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis
Ratusan Anak Antusias Ikuti Khitan Massal Gratis oleh PDBN, PGSI dan RSINU Kerjasama Bank BTN
Menteri IMIPAS Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika di Lapas dan Rutan
Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU Optimalisasi Sertipikas Tanah Wakaf
Korlantas Polri Dipuji, PW GP Al Washliyah DKI Nilai Mudik 2026 Penuh Nilai Kemanusiaan

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:56 WIB

Rumah Warga di Gunung Cut Direhab Satgas TMMD, Pengerjaan Terus Dipercepat

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:17 WIB

Jalan Penghubung di Gunung Cut Mulai Terbentuk, TMMD Abdya Capai 45 Persen

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:35 WIB

Meriahkan TMMD ke-128, Satgas Kodim Abdya Gelar Lomba Layangan di Tangan-Tangan

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:48 WIB

Personel TMMD Kodim Abdya dan Warga Kompak Selesaikan Pembangunan MCK

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:09 WIB

Kapten Inf Faryanda Ajak Warga Gunung Cut Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk Bernilai Guna

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:47 WIB

TMMD Ke-128 Kodim Abdya Kampanyekan Pengolahan Sampah Organik untuk Ketahanan Pangan Desa

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:01 WIB

Kebersamaan Satgas TMMD dan Warga Gunung Cut Jadi Bukti Kuatnya Kemanunggalan TNI-Rakyat

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:21 WIB

Warga Gunung Cut Terpukau, Khotbah Jumat Personel Kodim 0110/Abdya Beri Warna Baru di Tangan-tangan

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Personel TMMD Kodim Abdya dan Warga Kompak Selesaikan Pembangunan MCK

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:48 WIB