Bimtek Program Positif,Ketum HIMLAB Jakarta : Stop Framing Negatif

AGARA NOW

- Redaksi

Minggu, 24 Agustus 2025 - 04:24 WIB

50347 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Menanggapi framing isu yang di bangun sekelompok atau sepihak yang dilayangkan oleh sekelompok mahasiswa terkait tuduhan penyimpangan dalam pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dana Desa di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Himpunan Mahasiswa Labuhanbatu (HIMLAB RAYA) Jakarta menyampaikan keprihatinan sekaligus keberatan atas sikap yang dinilai tidak objektif, tendensius, dan terkesan memaksakan opini publik tanpa landasan hukum yang kuat.

melalui Ketua Umum Terpilih Ikbal Husein mengatakan ” program pelatihan dan bimbingan teknis bagi kepala desa maupun perangkat desa merupakan salah satu instrumen strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa. Dengan pengelolaan dana desa yang setiap tahunnya terus meningkat, kebutuhan terhadap peningkatan pengetahuan dan pemahaman regulasi menjadi sangat mendesak ”

Kegiatan Bimtek yang di ikuti Kepala Desa Labusel dan jajaran sangat penting karena pelatihan Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan pengetahuan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mengelola Di Desa agar program yang di lakukan berdampak secara nyta untuk masyarakat Labusel

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

HIMLAB RAYA menilai bahwa framing isu negatif tersebut hanya untuk merusak citra Bupati Labusel, Feri Sahdian Simatupang, dan framing yang di arahkan masih bersifat asumtif dan tidak berdasar dan tendensius

Kita mendukung transparansi dana desa, tapi jangan menjadikan isu ini sebagai alat serangan politis terhadap pihak-pihak tertentu. Apalagi jika tuduhan disampaikan di ruang publik tanpa bukti kuat dan prosedur hukum yang benar,” tegas Iqbal Husein.

HIMLAB RAYA Jakarta juga menekankan pentingnya membedakan antara upaya kritik yang membangun dengan manuver politik yang bisa merusak tatanan hukum dan kepercayaan masyarakat terhadap pejabat daerah. Isu Bimtek Dana Desa memang perlu diawasi, namun proses klarifikasi dan pemeriksaan sebaiknya dilakukan oleh lembaga berwenang, bukan lewat tekanan opini publik yang belum tentu objektif.

Kami menegaskan beberapa poin sikap HIMLAB RAYA sebagai berikut:
1. Mendukung penuh upaya penegakan hukum oleh Kejaksaan dan lembaga hukum lainnya secara profesional dan tidak tebang pilih.
2. ⁠Menolak segala bentuk politisasi terhadap Bupati Labusel sebelum ada pembuktian hukum yang sah.
3. ⁠Mengajak seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat untuk mengedepankan etika dalam menyampaikan kritik, serta menghindari manuver yang dapat memecah belah masyarakat.
4. ⁠Menyerukan kepada media dan publik untuk tidak langsung menghakimi, tetapi memberi ruang kepada proses hukum berjalan secara adil.

HIMLAB RAYA Jakarta akan terus mengawal isu-isu pembangunan dan hukum di Labuhanbatu raya khususnya daerah labuhanbatu selatan dengan pendekatan yang proporsional, tidak emosional, dan berbasis data serta fakta.

“Sebagai anak daerah, kami ingin kemajuan Labusel tidak terhambat oleh kegaduhan politik dan tudingan yang tidak berdasar. Mari kita kawal bersama, bukan saling menjatuhkan,” tutup Iqbal Husein.

Salam Hormat,
HIMLAB RAYA JAKARTA
Ketua Umum
Ikbal Husein

Berita Terkait

MBG Investasi Bangsa, Narasi Penghentian Bentuk tuntutan yang Keliru
Ibu Muda Berjuang 12 Tahun Mencari Keadilan Atas Lelang Fiktif Bank Mega, Indikasi Diduga Pemalsuan Tanda Tangan Pada APHT
Stop Narasi Hoaks, Kinerja Menko Pangan Zulkifli Hasan Selaras dengan Visi Presiden Prabowo Subianto
Sekjen PP GP Alwashliyah H. Saibal Putra Tegaskan Dukungan Penuh Pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur
Cegah Kekerasan dan Aksi Anarkis, Pelajar dan Pemuda Gelar Diskusi Publik
Stop Framing Menyesatkan Terhadap Menko Pangan Zulkifli Hasan, Hoaks Ancam Kesehatan Informasi Publik
Tolak Gerakan BEM SI Jawabarat, Kasus Andri Yunus Jangan Dijadikan Alibi untuk Aksi Provokatif dan Cederai Simbol Negara
Disdukcapil Riau Dilanda Kontroversi: Ros Diblokir Setelah Tolong Warga, Bunga Ditolak Karena Aturan Baju

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:17 WIB

Wakapolda Riau: Zero Tolerance Narkoba, 27 Kg Sabu Jaringan Internasional Digagalkan di Meranti

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:55 WIB

Datuk Seri Afrizal Cik Apresiasi Polres Meranti Ungkap 60 Kg Sabu: Selamatkan Ratusan Ribu Jiwa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:43 WIB

Viral Dugaan Duplikasi Nopol Mobil Dinas Pemkab Ogan Ilir, Polisi dan Damkar Beri Klarifikasi

Kamis, 30 April 2026 - 19:54 WIB

Kunjungan Kerja Ketua MPR RI di Pringsewu, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Kamis, 30 April 2026 - 00:47 WIB

Anggota DPRD Dituntut 5,5 Tahun, FPR Desak KPK Tetapkan Aktor Intelektual sebagai Tersangka

Minggu, 26 April 2026 - 19:12 WIB

Hadiri Wisuda Unmer Malang, Danrem 083 Tekankan Peran Sarjana sebagai Motor Harmoni Bangsa

Minggu, 26 April 2026 - 16:15 WIB

Publik Diminta Bijak: Tuduhan Lodes dan Narkoba di Lapas Tanjung Gusta Disebut Informasi Menyesatkan

Minggu, 26 April 2026 - 09:38 WIB

Hak Jawab Manajemen D’Point: Bantah Disebut “Sarang Narkoba”, Tegaskan Mantan Manager Ditangkap setelah Resign dari Kerjaannya.

Berita Terbaru