Brimob Polda Aceh, Tangguh dan Tulus Mengayomi Masyarakat Gayo Lues

AGARA NOW

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 18:35 WIB

5061 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Banjir yang melanda Kabupaten Gayo Lues dalam beberapa hari terakhir telah membawa dampak besar bagi kehidupan masyarakat setempat. Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah ini menyebabkan sejumlah infrastruktur vital lumpuh, termasuk putusnya jembatan penghubung antara Desa Badak Uken dan Desa Blang Temung di Kecamatan Dabun Gelang. Di tengah situasi darurat tersebut, kehadiran Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh menjadi penopang harapan bagi warga yang terdampak.

Sejak banjir melanda, satu tim SAR Brimob diterjunkan langsung ke lokasi bencana. Mereka tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat menyeberangi sungai yang kini menjadi satu-satunya akses setelah jembatan penghubung terputus. Komandan Satuan Brimob Polda Aceh, Kombes Pol. Zuhdi Batubara, melalui Danyon D Pelopor Zulfikar, menegaskan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mengayomi dan melindungi masyarakat, terutama di saat-saat genting.

Di lapangan, personel Brimob bekerja tanpa kenal lelah. Mereka membantu warga menyeberangi arus sungai yang deras, memastikan anak-anak, lansia, dan perempuan dapat melintas dengan aman. Tidak jarang, anggota Brimob harus berbasah-basahan di tengah derasnya air, memikul barang-barang milik warga, bahkan menggendong anak-anak kecil yang ketakutan. Semua dilakukan dengan tulus, tanpa pamrih, semata-mata demi keselamatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi cepat dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Aceh mendapat apresiasi luas dari warga sekitar. Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak lagi dipandang sekadar menjalankan tugas keamanan, melainkan juga sebagai sahabat dan pelindung yang siap membantu kapan pun dibutuhkan. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Brimob. Tanpa mereka, kami tidak tahu bagaimana harus menyeberang sungai ini,” ujar salah seorang warga Desa Badak Uken yang ditemui di lokasi.

Wilayah Gayo Lues memang dikenal memiliki banyak jembatan penghubung antar desa dan kecamatan. Ketika bencana alam seperti banjir melanda, akses transportasi menjadi sangat vital. Putusnya satu jembatan saja dapat melumpuhkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan. Dalam kondisi seperti inilah, kehadiran Brimob menjadi sangat berarti. Mereka tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan rasa aman dan tenang bagi masyarakat yang tengah dilanda kecemasan.

Semangat pengabdian tanpa batas yang ditunjukkan oleh Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Aceh menjadi cerminan nilai-nilai luhur Polri dalam melayani masyarakat. Tidak hanya dalam situasi normal, tetapi juga di tengah bencana dan kesulitan, Brimob hadir sebagai pelindung dan pengayom. Komitmen ini ditegaskan kembali oleh Danyon D Pelopor, Zulfikar, yang menyatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Gayo Lues dalam berbagai situasi.

Bencana banjir di Gayo Lues menjadi pengingat bahwa solidaritas dan kepedulian adalah kunci utama dalam menghadapi setiap tantangan. Di balik seragam dan disiplin yang melekat, para personel Brimob menunjukkan sisi kemanusiaan yang tulus, mengulurkan tangan tanpa ragu kepada siapa pun yang membutuhkan. Di tengah derasnya arus sungai dan beratnya beban bencana, mereka tetap berdiri tegak, menjadi harapan bagi masyarakat yang tengah berjuang.

Kisah pengabdian Brimob Polda Aceh di Gayo Lues bukan sekadar catatan tugas, melainkan juga inspirasi tentang arti kehadiran negara di tengah rakyatnya. Ketangguhan dan ketulusan mereka menjadi fondasi kepercayaan masyarakat, sekaligus pengingat bahwa di setiap ujian, selalu ada tangan-tangan kuat yang siap menolong tanpa pamrih. (MUNANDAR SP)

Berita Terkait

Pengadilan Negeri Blangkejeren Diuji, Rabusin Ungkap Cacat Hukum dalam Proses Penegakan Hukum Sengketa Agraria
Masyarakat Pining Ucapkan Terima Kasih atas Inisiasi Kapolda Aceh Bangun Jembatan Gantung
Sejumlah Kejanggalan Terungkap, Rabusin Harap Lembaga Pengawas Nasional Turun Tangan
Kasus Pencurian Kayu Dipertanyakan, Rabusin Ungkap Sejarah Lahan yang Diabaikan Jaksa
Polsek Blangkejeren Imbau Masyarakat Hindari Perhiasan Berlebihan Saat Beraktivitas di Pasar untuk Cegah Kejahatan
Dalam Bayang Bayang Lemahnya Alat Bukti Beranikah Hakim Memvonis Rabusin
Desakan Pengawasan Menguat, Komisi III DPR RI Diminta Cermati Proses Pembuktian dalam Kasus Rabusin
Dari Sertifikat ke Surat Diduga Palsu: Fakta Persidangan Berbeda dengan Keterangan Penyidik, Kasus Rabusin Disorot

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 23:04 WIB

Transaksi Sabu di Warung Tutup Terbongkar, Pria di Aceh Tenggara Diamankan Sat Resnarkoba Polres Agara

Sabtu, 4 April 2026 - 17:40 WIB

Polres Aceh Tenggara Gandeng Pemerintah Daerah dan Donatur Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

Rabu, 1 April 2026 - 16:53 WIB

Polres Agara Amankan Guru, Sabu 0,27 Gram Jadi Barang Bukti

Rabu, 1 April 2026 - 14:09 WIB

Sat Resnarkoba Polres Agara Ungkap Kasus Sabu, 0,86 Gram Diamankan Dari Seorang Pria di Darul Hasanah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:00 WIB

Sat Narkoba Polres Agara Ungkap Kasus Narkotika Besar, 17,8 Kilogram Ganja Diamankan di Kecamatan Ketambe

Selasa, 24 Maret 2026 - 20:37 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Dorong Media Terus Edukasi Masyarakat

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:05 WIB

LSM KOMPAK: Media yang Sebarkan Tuduhan Tanpa Bukti kepada Bupati Aceh Tenggara Bisa Dikenai Sanksi Hukum

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:21 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Ajak Masyarakat Arif Maknai Ramadan Lewat Tradisi Meugang

Berita Terbaru

BANDA ACEH

SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:21 WIB

error: Content is protected !!