YLBH CNI tegaskan tidak ada pemindahan narapidana ke Nusakambangan, minta Dewan Pers tanggapi oknum wartawan yang tekan Kalapas

REDAKSI BATU BARA

- Redaksi

Selasa, 24 Maret 2026 - 07:41 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asahan , 24 Maret 2026 – Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Cakrawala Nusantara Indonesia (CNI) Khairul Abdi Silalahi, S.H, M.H, memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di media sosial dan beberapa media online mengenai pemindahan narapidana dari Lapas Tanjungbalai ke Nusakambangan. Menurutnya, informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta dan justru menekan pihak Kalapas dengan dalil yang tidak jelas, termasuk tuduhan tentang praktek “lodes” dan bisnis sabu di dalam lapas.

“Kita harus jelas, tidak ada rencana pemindahan narapidana ke Nusakambangan seperti yang beredar. Beberapa pihak justru menggunakan hal ini sebagai dalil untuk menekan Kalapas Tanjungbalai dengan mencari-cari alasan yang tidak berdasar, termasuk tuduhan tentang kegiatan yang melanggar hukum di dalam lapas,” ujar Khairul Abdi dalam jumpa pers yang digelar di kantor YLBH CNI.

Ia menambahkan bahwa permasalahan ini semakin memprihatinkan karena beberapa oknum yang mengaku sebagai wartawan telah melakukan tekanan terhadap instansi pemasyarakatan di Sumatera Utara, termasuk Kalapas Tanjungbalai. Menurutnya, tindakan tersebut tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, khususnya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan biarkan oknum merusak citra profesi wartawan”

Selain memberikan klarifikasi terkait informasi yang tidak benar, Khairul Abdi juga mengajak Dewan Pers untuk mengambil sikap tegas terhadap permasalahan ini. Ia menekankan bahwa profesi wartawan seharusnya didasarkan pada kejujuran dan akuntabilitas, sehingga tidak boleh ada oknum yang menyalahgunakan perannya untuk melakukan tekanan atau menyebarkan informasi yang tidak benar.

“Kami meminta Dewan Pers untuk segera turun tangan dan menyelesaikan permasalahan ini. Jangan biarkan oknum yang tidak bertanggung jawab merusak citra profesi wartawan yang selama ini telah bekerja keras untuk memberikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Khairul Abdi, tekanan yang diberikan oleh oknum tersebut tidak hanya merugikan pihak instansi pemasyarakatan, tetapi juga dapat mengganggu proses rehabilitasi dan pembinaan narapidana yang sedang berjalan. Ia berharap bahwa Dewan Pers dapat melakukan penyelidikan terhadap pihak-pihak yang terlibat dan mengambil langkah yang sesuai jika ditemukan pelanggaran.

Harap Dewan Pers bersikap objektif dan tegas

Dalam kesempatan yang sama, Khairul Abdi juga menyampaikan bahwa pihak YLBH CNI siap memberikan dukungan hukum jika diperlukan, baik bagi pihak Kalapas maupun bagi wartawan yang merasa dirugikan oleh tindakan oknum tersebut. Ia menegaskan bahwa setiap pihak berhak mendapatkan keadilan dan perlindungan hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kita mengharapkan Dewan Pers dapat bersikap objektif dan tegas dalam menangani kasus ini. Profesi pers memiliki peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga harus dijaga integritasnya agar tetap dapat dipercaya oleh masyarakat,” jelasnya.

Sampai saat ini, pihak Dewan Pers belum memberikan tanggapan resmi terkait permintaan dari YLBH CNI. Namun, beberapa sumber di dalam Dewan Pers menyampaikan bahwa mereka akan segera melakukan verifikasi dan menindaklanjuti informasi yang diterima dengan seksama.

Penulis : Rahmat Hidayat
Narasumber : Ketua Umum YLBH Cakrawala Nusantara Indonesia (CNI)

Berita Terkait

Lapas Kelas I Medan Terima Kunjungan Pengawasan Anggota DPR RI Komisi XIII
Panen Raya Lele 250 Kg, Lapas Kelas I Medan Optimalkan Program Ketahanan Pangan dan Pembinaan Kemandirian
Sinergi Positif, Lapas Labuhan Ruku Terima Kunjungan Audiensi Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara
Klarifikasi Secara Humanis, Kalapas Labuhan Ruku DR. Hamdi Hasibuan S.H., M.H Diapresiasi Sejumlah Awak Media
Usai Ikrar Pemasyarakatan, Lapas Labuhan Ruku Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Tes Urine – Semua Peserta Dinilai Negatif
Dorong Pengawasan Berbasis Digital, Kakanwil Ditjenpas Sumut Luncurkan Simwaspim
Dukung Kemandirian Warga Binaan, Ketua TP PKK Batubara Serahkan Alat Tenun Di Lapas Labuhan Ruku
Jadi Contoh Pemanfaatan Lahan, Jagung Polsek Kampar Kiri di Gunung Mulya Tumbuh Optimal

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:29 WIB

Dua Alat Berat Dikerahkan, Satgas TMMD Abdya Genjot Pembukaan Jalan

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:17 WIB

Personel Satgas TMMD Abdya Rapikan Lokasi Pembangunan di Desa Gunung Cut

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:43 WIB

Sasaran Fisik TMMD di Gunung Cut Terus Berjalan, Pembangunan MCK Capai 80 Persen

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:08 WIB

Satgas TMMD Kodim Abdya Percantik Rumah Lansia Nurhabibah, Hunian Tak Layak Kini Mulai Berubah

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:40 WIB

TMMD Ke-128 Abdya Hadirkan Harapan Baru, 5 Rumah Warga Mulai Layak Huni

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:21 WIB

Satgas TMMD Kodim Abdya Optimistis Rampungkan Jalan Perkebunan Tepat Waktu

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:54 WIB

TMMD Abdya Tutup Lomba Ceramah dan Pidato dengan Penyerahan Trofi Para Juara

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:32 WIB

Dansatgas TMMD Kodim Abdya Tinjau Meriahnya Lomba Layangan Tradisional di Gunung Cut

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Dua Alat Berat Dikerahkan, Satgas TMMD Abdya Genjot Pembukaan Jalan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:29 WIB

ACEH BARAT DAYA

Personel Satgas TMMD Abdya Rapikan Lokasi Pembangunan di Desa Gunung Cut

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:17 WIB